[Book Review] Midnight Prince

Leave a comment

July 20, 2018 by yonea

📕Midnight Prince
👧Author: @titisanaria
🖨Publisher: @elexmedia
📅 Cetakan ke-1: April 2018
🗝ISBN: 978-602-04-5783-3/ 978-602-04-5742-0 (digital)
🔖267 pages

[B•L•U•R•B]

“Menurutku, kamu menyukaiku.”

“Menurutku, kamu terlalu percaya diri.”

“Aku mengenalmu, Ka. Sebelum sesuatu yang aku nggak tahu itu apa, kamu nyaman denganku.”

Mika sadar, sudah saatnya dia meninggalkan masa-masa terpuruk dalam hidupnya. Menjalani kehidupan normal selaiknya seorang perempuan dewasa yang bahagia, seperti kata sahabatnya. Menemukan seseorang yang tepat, menjalani hubungan yang serius, kemudian menikah. Lalu Mika bertemu Rajata.

Semua nyaris sempurna seperti harapan semua orang untuknya, sebelum sebuah kenyataan menyakitkan menghantamnya telak. Membuatnya perlahan-lahan menghindari laki-laki itu, mengubah haluan menjadi seorang pesimis yang tak percaya pada kekuatan cinta.

Dia berusaha mematikan perasaannya tanpa tahu kalau Rajata justru mati-matian memperjuangkannya. Jika dua orang yang sudah tak sejalan bertahan di atas kapal yang nyaris karam, akankah mereka bertahan bersama, atau mencari kapal lain untuk menyelamatkan diri masing-masing?

Hai~

Ketemu lagi~

Aku termasuk telat baca novel ini walaupun sudah muncul di gramedia digital bulan April. Sempat baca sekilas, tapi kayaknya berat. Bagian awal dibuka dengan deskripsi tentang Mika. Ada sesuatu di keluarganya yang membuat dia trauma.

Mika adalah dokter umum yang mengambil double shift, siang di klinik dan malam di RS Lukito Medika. Tidak seperti dokter jaga yang istirahat di ruang dokter, Mika memilih untuk istirahat di atap UGD.

Kemunculan tiba-tiba Rajata di atap, dan interaksi mereka sempat membuat Mika lupa dengan dendam masa lalunya, sampai akhirnya kenyataan tentang identitas laki-laki itu membuat ia mundur teratur.

Nah. Dari awal aku udah main tebak-tebakan. Banyak tokoh terkait- Dhesa, Robby, Kinan, Dewa- yang satu-satu muncul dan menjawab penasaranku.

🔖Pov yang dipakai yaitu pov 1 Mika. Hmm, kak Titi emang suka maen pov deh. Never Let You Go pake pov 1 cowok lho. Udah baca belum? Aku selalu suka dengan cerita dengan pov 1. Jadi bisa hanyut dengan kisahnya dan ikut merasakan permasalahan Mika. Aku bisa depresi kalo jadi Mika. 😣
.
🔖Setting tempat lebih banyak di Rumah Sakit Lukito Medika Jakarta, di rumah Mika, beberapa Cafe dan restoran. Kebanyakan scene dan dialog di tempat makan sih. Konfliknya cukup berat, memang butuh dibahas sambil makan. Tapi apa berhasil? Hmm. Aku acungi 4 jempol buat Rajata yang gak mudah menyerah. 😘😘😘
.
🔖Alur maju- flash back bikin aku bertahan baca sampai akhir. Bikin penasaran banget. Kenapa sih ini? Ih, Mika nyebelin. Ya, gitu deh sepanjang baca. Kak Titi sukses bikin gemas karena konfliknya kayak lapisan bawang. Gak kelar-kelar. Tiap bab ada aja yang bikin masalah makin rumit. Pas klimaks, bikin pengen nangis.
.
Tapi jangan khawatir. Walaupun ceritanya cukup gelap, ada juga sisi manisnya koq. Baca sendiri biar seru.

Midnight Prince mengangkat beberapa tema kesehatan, Post Partum Depression parah yang menyebabkan bunuh diri seseorang yang penting bagi Mika menjadi awal trauma dokter ini. Belum lagi Mama yang depresi akibat meninggalnya Papa dan bangkrutnya kondisi ekonomi keluarga, membuat Mika menanggung semua sendiri. Kenyataan tersebut membuat Mika menjadi pribadi yang cenderung tertutup dan tidak mudah percaya pada orang baru.

Kinan, menjadi satu-satunya sahabat terdekat Mika, berusaha mendukung Mika dengan caranya sendiri. Aku suka dengan Kinan.

Ada banyak istilah kedokteran di sini. Tapi gak ada catatan kaki. Bagiku tidak masalah, karena aku cukup akrab dengan istilah itu. Mungkin bagi pembaca awam, perlu mencari di google. Tapi istilah-istilah tersebut tidak mengurangi semangat menyelesaikan sampai akhir.

🏳 Awalnya aku nyerah pas baca prolog dan Bab 1. Haha. Mungkin gara-gara lagi di jalan bacanya via Gramedia Digital.

🏳Bahasa yang digunakan formal. Mengingat tokohnya adalah dokter (?) Dan lingkungan yang jauh dari kesan gaul sehingga harus pake lo-gue.

🏳Tema cukup dark, tapi manis 🍭🍬 Awal-awal aku gak tahan sama sikap Mika. Ih, ribet amat dia ini jadi orang. Tapi makin akhir aku bisa simpati. Pov 1 Mika udah pas banget.

🏳Klimaksnya dapat. Pengen nangis pas adegan ketemu Dokter Inggrid dan Robby itu. Puk-puk Mika. Dan Rajata benar-benar berjiwa besar. 😍😍😍

Rating: 4,3/5 🌟
Rating usia: 18+

Aku baca via Gramedia Digital dan akhirnya beli fisiknya karena menurutku Rajata-Mika ini cocok jadi teladan.

Aku sangat merekomendasikan buku ini bagi pembaca yang suka kisah romance keluarga yang nggak biasa. Segera beli bukunya atau baca di Gramedia Digital. Happy Reading~🙋


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 17,319 hits

Goodreads

Instagram

Daily Story

July 2018
S M T W T F S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 765 other followers

%d bloggers like this: