[Book Review] Fake Love

Leave a comment

December 7, 2017 by loratadine

Judul Buku: Fake Love; Aku, Suamiku dan Gunpla-nya

Penulis: Shireishou

Penerbit: Elex Media Komputindo

Terbit: Cetakan I, 2017

Tebal Buku: 285 Halaman

Halo~

Ini adalah buku pertama yang aku baca bulan Desember. Akhir November aku ikut Tourian Peeky Book Looking for Gengstagrammer untuk  jadi host reviewer. Beberapa kali mendaftar baru kali ini terpilih. Haha. Alhamdulillah ya, rejeki anak sholihah.Terima kasih banyak atas kesempatannya.

Kenapa aku tertarik membaca buku ini? cek blurb ya.

Delan sang maniak Gunpla memutuskan menikahi Arlin, sang maniak bento, dengan sebuah perjanjian.

Kita menikah hanya untuk menyenangkan orangtua masing-masing. Yang penting tidak saling usik meski tinggal seatap.”

 

Nyatanya dalam pernikahan aneh mereka, muncul tuntutan orangtua yang menginginkan kehadiran cucu secepatnya. Permintaan ini membuat Delan dan Arlin pusing. Bagaimana mungkin segera mempunyai anak, kalau keduanya sibuk dengan ego masing-masing?

Jika menikah tak didasari cinta dan seolah-olah dijadikan pertandingan, apa mereka akan bahagia?

Jika menikah diharuskan karena usia yang terus bertambah atau untuk membungkam pertanyaan yang terus berulang, apakah cinta itu akan muncul dengan sendirinya?

 

Arlin berusaha mencari jawabannya, tapi Delan seakan tidak peduli. Mungkin benar, pernikahan hanya akan mendatangkan masalah baru. Mungkin juga luka yang baru.

 

Elexmedia sudah menerbitkan beberapa buku dengan label Le Mariage di pojok kanan atas, genre dewasa muda dengan tema pernikahan. Walaupun beberapa novel sepintas mirip, tapi tiap judul memiliki cerita yang unik. Dalam Fake Love ini, penulis mampu menggabungkan unsur romance dengan hobi pasangan yang sangat kuat. Hobi yang cewek banget – memasak, dan cowok banget – koleksi mainan robot-robotan. Khas kak Shirei yaitu jejepangan; tokohnya adalah maniak Bento dan maniak Gunpla (Gundam Plastik).

Di halaman prolog kita akan berkenalan dengan Arlina Wulandari Kristianti dan Delano Kienan Pranajaya. Mereka bertemu di dunia maya berkat Mama yang mendaftarkan Arlin ke situs biro jodoh online. Karena berbagai alasan, akhirnya mereka setuju untuk menikah.

Setelah tanggal pernikahan ditentukan, Arlin mendapat e-mail dari Shiyan, teman di blog yang disukainya. Duh, sayang sekali Shiyan, Anda kurang cepat! Arlin tidak mungkin membatalkan pernikahannya dengan Delan hanya karena e-mail Shiyan. Ceritanya sangat masuk akal tanpa ada drama berlebihan.

Pernikahan mereka bisa dibilang unik. Ada yang bisa nebak wedding dress-nya? Dan kado yang mereka dapat tidak umum untuk kado pernikahan. Haha. Bagian awal buku ini sukses membuatku tertawa sampai pipiku sakit.

Besoknya Arlin dibawa ke rumah Delan di Pamulang. Delan cukup mapan dengan gaji yang lumayan tinggi dan rumah yang cukup besar. Wajar sih dia bisa beli gunpla yang harganya wah. Mami Papi Delan dan Mama Papa Arlin hanya mengantarkan sebentar dan langsung pulang.

Belum sempat Arlin beradaptasi dengan rumah barunya, ada tetangga yang mampir. Sebut saja Jeng Elly. Nah, dari sini drama rumah tangga Arlin dan Delan di mulai.

Point of view yang digunakan yaitu orang ketiga dengan Arlin sebagai pusat cerita. Jadi kita bisa memahami yang dirasakan Arlin sebagai istri yang tidak dianggap suaminya. Delan yang sibuk dengan Gunpla-nya, kalau ngomong nggak disaring, jutek, pelit. Duh, aku pengen buang Delan jauh-jauh.

Satu-satunya hal yang membuat Arlin bertahan adalah karena Delan mau menerima bento buatannya, hal yang selama ini menjadi keahlian dan juga ketakutan Arlin selama beberapa tahun terakhir.

Ditengah semangat Arlin membuatkan bento untuk Delan, muncul beberapa masalah dengan Jeng Elly, bahkan melibatkan Bu RT dan tetangga yang lain. Belum lagi kedatangan Mama dan Mami yang meminta cucu setelah 3 bulan berlalu. Arlin mulai memikirkan ulang pernikahannya. Hingga klimaksnya ketika hari-H Gunpla Builders World Competition. Membaca sepertiga terakhir benar-benar mengaduk emosi.

Aku mendapat banyak pelajaran dari novel ini. tentang komunikasi antara suami-istri, pernikahan adalah proses belajar memahami seumur hidup. Ketika menikah, otomatis menjadi anggota masyarakat, maka membaur dengan tetangga adalah hal yang harus dilakukan. Tokoh Jeng Elly mewakili tetangga yang masa gitu~

Oiya, ada Rietma dan Shiyan yang mendukung Arlin dengan cara masing-masing. Aku selalu menantikan scene ketika Shiyan muncul. #TimShiyan

Hal terbaik yang aku dapat dari membaca buku ini adalah bagian Epilog. Kenapa? Silahkan segera jemput buku ini di toko buku terdekat atau toko buku online, karena menikmati novel ini tidak hanya versi cetak, tapi kombinasi dengan versi digital. Sebelum dicetak, novel ini sudah sempat tayang di wattpad. Jadi kalian bisa lihat komen-komen lucu di sana.

Rating: 4/5

Terima kasih atas kesempatan menjadi host review. Semoga kak Shireishou bisa menerbitkan karya lainnya. Happy reading~

Yogyakarta, 7 Desember 2017

-ne-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,853 hits

Goodreads

Instagram

Daily Story

December 2017
S M T W T F S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers