Start on Monday [1]

1

October 22, 2013 by loratadine

Senin (14/10)

Aku sudah melewati idul adha ke-tujuhku di tanah jawa. Itu artinya sudah cukup lama aku berada di perantauan. Idul adha selalu kuhabiskan di rumah mbah atau di agenda kampus. Walaupun tahun ini ada agenda Faridha Forsat07 JS, aku memilih ke tempat mbah di Klaten. Sepagian aku berbenah sambil menunggu jemuran kering. Abis dzuhur aku berangkat. Aku membawa perlengkapan untuk liburan 3 hari di Klaten. Eza nggak ikut karena dia sedang sibuk menyiapkan acara arsitektur se-nasional 20-26 Oktober di Semarang.

Baru berapa meter dari rumah, Adhiyyatku mogok. Setengah kesal aku menuntunnya. Pemandangan mengenaskan seorang akhwat lengkap dengan ransel dan sepatu kets menuntun motor di tengah hari. Oke, aku memang belum sempat menservisnya sejak sumpahan akhir Agustus kemarin.

Tepat di pertigaan masuk Perumahan Banteng Baru ada sebuah bengkel. Adhiyyat dibongkar. Seperti dugaanku, yang bermasalah adalah businya. Tak lama kemudian ia sudah kembali normal.

Perjalanan Jogja-Klaten tengah hari bukanlah pilihan tepat. Aku berlomba dengan ratusan bus, truk, mobil pribadi dan motor sepanjang jalan. Belum lagi lampu merah tiap berapa ratus meter serta jalanan yang tidak bersahabat. Ya, sebut saja jalan bergelombang dan rusak. Ditambah terik matahari yang membakar semakin membuatku tidak sabar tiba di rumah mbah dan merebahkan diri.

Aku tiba di rumah mbah ketika azan ashar berkumandang. Disambut oom, bulek dan sepupuku. Belum lagi aku duduk, sudah ditanya “kerja di mana?”. Oow.. aku sedang tidak ingin diusik. Apalagi dengan pertanyaan seperti ini. Setelah menjawab sekedarnya, aku ke belakang menemui mbah dan meletakkan ransel di kamar. Kembali aku dihujani dengan pertanyaan yang sama. Dalam kurang dari setengah jam pertama aku disana, sudah menjelaskan 2 kali hal yang sama. Oke, terimakasih sudah kenyang.

Selasa (15/10)

Entah kenapa, idul adha kali ini tidak bisa kulalui dengan suka cita. Tepat setelah azan ashar, aku berkemas dan pamit pada mbah. Ya, aku harus kembali ke Jogja. Demi mood stabilizer yang tidak mungkin kudapatkan jika bertahan di sini. Sesungguhnya aku ingin kabur ke Solo, tapi aku tidak ingin mengganggu adikku yang sedang sibuk.

“Sesuk isuk wae mulih neng jogjo-ne. Wis sore”, ujar mbah menahanku.

“Nggko maghrib wis tekan og mbah.” jawabku bersikeras. Cukup sudah aku di sini kalau hanya akan menambah bad mood.

Akhirnya mbah menyerah, dan aku mencari bulek dan oomku. Aku melihat oom di ujung jalan, di depan rumah tetangga yang sudah kami anggap keluarga. Serta merta aku menghampiri rumah Pakde Bambang, pamit pada Budhe, Mbak Tika dan Mbak Kiki. Budhe memberiku bungkusan ikan goreng dan tongseng sapi.

Sesampainya di rumah, bulek ternyata sudah membungkuskan nasi putih dan empal goreng. Mbah sudah menyiapkan bungkusan rambak. Oke, setelah semua beres, aku melaju bersama adhiyyat.

Bukannya balik ke kosan, aku malah ke Salima. Ya, rumah di Banteng masih sepi, secara 3 orang mudik ke Gunung Kidul, 1 ke Indramayu, 1 ke Semarang, 1 ke Kebumen dan 1nya nginep di rumah teman. Sedangkan Salimers sudah hampir lengkap. Yaiyalah, besok mereka kuliah, bahkan ada yang UTS. Walaupun statusku sekarang adalah PGT alias Penghuni Gelap Tetap, Salimers tetap antusias ketika aku datang. Dan aku tidak sungkan-sungkan menganggap Salima sebagai rumahku sendiri.

Rabu (16/10)

Seharian aku di depan lepi sambil menonton tipi. Hampir tengah hari aku membongkar koran dan menemukan beberapa lowongan untuk Apoteker. Ada 2 rumah sakit swasta di Jakarta dan 4 Apotek di Jabodetabek.

Kamis (17/10)

Sabar itu aktif. Bukan menunggu. Begitu kata Sensei ketika memberi materi tentang Sabar. Oke, sudah lewat seminggu setelah masa orientasi di RSIY PDHI Kalasan. Aku sudah mulai hopeless. Sesungguhnya aku ikut tes cpns OKU hanya untuk mencoba, memenuhi keinginan orang tuaku. Sementara cita-citaku adalah bekerja di rumah sakit untuk mengambil pelajaran, memperluas jaringan, menambah pengalaman dan mengumpulkan modal untuk membangun apotek sendiri. Ya, aku ingin punya apotek yang bersebelahan dengan rental novel dan majalah.

Bahkan lebih jauh lagi aku ingin fokus di advertising pharmacy. Itu alasanku tidak ikut double degree. Aku tidak ingin S2 di bidang manajemen farmasi atau magister farmasi klinik. Ah, ya aku tau, kalau mau fokus di rumah sakit harus mengambil S2 itu. Haha, entahlah, nanti saja kupikirkan S2ku di mana kalau sudah jelas kerja di mana.

Maka berbekal uang seadanya, aku mengirim aplikasi ke Rumah Sakit Grand Family Jakarta Utara via online dan ke Rumah Sakit Pondok Indah Group via pos. Di sini aku merasa beruntung menjadi bagian dari Salima. Aku bisa numpang nge-scan dan nge-print. Sepulang dari Kantor Pos Pusat, aku mampir ke Togamas Suroto. Ya, akhirnya aku menyerah dan membeli buku tes cpns. Demi baktiku kepada ilahi, dan orang tuaku yang telah bersusah payah selama ini.

Jumat (18/10)

Seharian bukannya belajar, aku malah menyelesaikan satu novel yang sudah lama kubeli tapi belum sempat kubaca. Tepat azan ashar, aku mengirim imel ke Sensei. Menyampaikan kondisiku sekarang. Forum melingkar tidak cocok untuk membahas ini. 

Aku beranjak menuju Maskam, menjadi pembicara tamu di sebuah forum anak SMA. Menjadi pembicara tamu selalu memberikan suntikan semangat baru. Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Ah, petani macam apa aku? Tanamanku tidak terurus dan kubiarkan tanah ditumbuhi ilalang.

Sabtu (19/10)

Pejuang bakar-bakaran. Aku sedang tidak mood membahasnya. Lain kali saja lah ya? Seperti biasa, yang datang ya itu-itu saja.

Ahad (20/10)

Setelah mengisi forum pagi, lagi-lagi aku ke Salima. Menunggu ashar dan kemudian kajian manhaj.

Bersambung…

One thought on “Start on Monday [1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,853 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

October 2013
S M T W T F S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: