Pharmacist 2007 in Reunion

Leave a comment

July 3, 2013 by loratadine

Ahad (23/6) adalah hari bahagia temanku, Noor dan Toni. Noor adalah teman sekelasku di farmasi klinik komunitas (FKK), sedangkan Toni teman kelas sebelah, farmasi sains industri (FSI). Mungkin aku memang tidak termasuk teman dekat mereka. Yah, sebatas teman sekelompok diskusi atau mungkin teman ngobrol sambil nunggu dosen datang. Tapi intinya adalah menghadiri undangan adalah wajib kan? Alhamdulillah, kemarin aku bisa memenuhi salah satu kewajiban sesama muslim tersebut.

Awalnya aku mau berangkat bareng mbak Embun. Motoran ke Boyolali. Tapi akhirnya kami ikut rombongan Travello; Febri, Adit, Nia, Deasy, Hasna, Cici, Testi, Lina, Dorami dan masnya. Perjalanan ke lokasi walimahan tidak lah semudah yang dibayangkan. Secara hari ahad adalah hari jalan-jalan sedunia. Sepanjang Jalan Jogja-Klaten macet, pas belok ke Boyolali juga masuk-masuk. Ada jalan yang nggak bagus, ada tanjakan, jalan sempit…

Wah, luar biasa memang si Noor. Jauh-jauh kuliah di UGM, sekarang kerjanya di BPOM Jakarta. Mi-sua-nya, si Toni juga tak kalah jauh. Dia dari Purwokerto dapat rejeki di Lampung. Ah, ya, kadang aku berpikir bahwa apa yang kita dapat sekarang sebanding dengan yang kita korbankan.

Seperti halnya tradisi nikahan jawa tengah, kue-kue dikeluarkan lebih dulu. Lalu sop ayam sebagai appetizer. Dilanjutkan nasi lengkap dengan lauknya sebagai main course dan eskrim sebagai dessert. Setelah itu baru lah dimulai kehebohan anak-anak. Ternyata ada piala bergilir FSI. Kami berbaris berdasarkan kelas. Karena FKK dan FBA (farmasi bahan alam) tidak terlalu banyak, fotonya digabung. Sedangkan FSI sampe berkloter-kloter. Ada juga yang fotonya bareng si couple. Wah, udah kayak pasutri aja ya? Yah, kita doakan saja mereka segera menyusul.

Sepulang dari nikahan, semua terlihat lelah. Perjalanan pulang digunakan sebagai kesempatan boci. Kami sampai di gerbang fakultas sekitar jam 4 sore. Tanpa berlama-lama, aku dan mbak Embun pamit duluan karena ada agenda lain.

Kadang aku hadir di nikahan bukan cuma karena nggak enak sama yang ngundang si, tapi karena pengen ketemu sama temen-temen. Setahun yang lalu, teman-teman sudah disumpah lebih dulu. Aku? Waktu itu sih masih ribet skripsi. Setahun, tapi rasanya sudah tertinggal jauh.

Yah, namanya rejeki kan kita nggak tau. Lulus cepet belum tentu cepet dapat kerja. Yang belum lulus aja ada yang udah kerja. Tapi yang namanya hukum rimba berlaku, kalo lu kagak cepet lulus, gimana mau cepet kerja? Nah, lho, itu berlaku buat kerjaan yang mesti pake ijazah si. Kalo bisnis mah kagak butuh ijazah, yang penting ada MoU aja.

Anugrah Wibowo, 24 June 2013, 16:40

Sambil nunggu orang mampir sekedar beli Panadol.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,853 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

July 2013
S M T W T F S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: