Rolling Disaster

1

April 9, 2013 by yonea

Ada sebuah sistem yang kemudian menjadi “sarana pembelajaran” yang disebut rolling. Entah penempatannya dengan pertimbangan apa, bervariasi tergantung kondisi. Kejadiannya adalah ketika aku tidak di Jogja. Ah, iya, aku sudah bilang kan kalo Februari – Maret ini aku semacam menghilang karena tugas di Jakarta? Terakhir aku punya tanggungan 2 kelompok 2009 yang super dinamis, begitu susahnya memprioritaskan forum pekanan, hingga seringkali ku-merger. Lalu, sebelum aku berangkat ke Jakarta, sudah kutegaskan bahwa akan ada penataan 2009. Sementara hingga penataan, mereka dihandle temanku.

Waktu berlalu, berbagai kabar simpang siur kuterima. Ah, ya, 2007 juga ada penataan. Lalu penataan 2009 dan 2010. So surprise that, penataan kali ini per klaster. Agro-fakes, sains dan soshum-tek. Entahlah, mungkin untuk lebih mengkondisikan kader berdasarkan spesialisasi ilmu, kondisi amanah, maupun jadwal akademis. Biar diskusinya nyambung kali ya? Apapun itu, pastinya ada pertimbangan tersendiri dari panitia penataan.

Aku yang jauh dari jogja, mendapat kabar bahwa mendapat tanggungan 2009, 7 orang sudah ada PJ handlenya. Lalu, tiba-tiba ada tambahan 2 orang. katanya mau dipisah karena terlalu besar. Ah, tak tahu lah… Ketua kelompok sementara mengeluhkan, “mbak, katanya ini liqo’ pertama dan terakhir? Soalnya masi penataan.” Aku cuma bisa menjawab seadanya.

Tak lama menyusul “pemberitahuan” bahwa aku juga dipasrahi 1 kelompok 2010. Oh, plis, ini apa? Oke, memang kapasitasnya 1:3, 1 orang menghandle 3 kelompok, tapi coba cek dong, berapa persen 2007 yang tidak membina sama sekali? Aku merasa dzolim pada mereka. Tiap kader punya hak dibina dan membina, kenapa aku dapat 3 sementara banyak yang tidak dapat sama sekali?
Dan, itu kusampaikan dengan bahasaku. Tidak ada respon. Yasudah. Kupikir sudah selesai. Secara, aku belum di Jogja, dan jika aku diserahi kelompok tentunya harus ada PJ sementara kan? Dan urusan ini terkubur bersama kesibukanku mengerjakan tugas dari rumah sakit.

Nah, dalam perjalanan ke Kebumen kemarin, aku mendapat SMS lagi. “Dek kapan balik ke Jogja?” dan berbagai sms lain yang membuatku menyimpulkan bahwa sanya aku harus segera “pulang”. Huff.. Aku menghela nafas panjang. Begini ya rasanya meninggalkan medan perang? Ketika 1-2 orang prajurit tak ada, maka “beban” peran menjadi beban prajurit yang tertinggal.

Pagi ini, aku mendapat SMS lagi. Tapi dari orang yang berbeda. Ia menanyakan tentang si X yang belum pernah kudengar sama sekali. “Si X dihandle siapa mbak?”

Jreeeeng… Pundakku terasa berat. Ternyata oh ternyata, si X adalah 2010 yang nasibnya tak jelas itu sodara-sodarah!
Cepat kubuka lepiku, cek imel dan data yang dikirimkan. Ah, ya. Jelas tertulis nama si X di data itu. Aku hanya bisa beristighfar. Allahu rabbi.. Ini generasi penerus bangsa, yang ngurusnya nggak jelas semacam hamba… Aku segera meng-SMS panitia penata, menanyakan sejak kapan mereka dirolling, dan beliau menjawab, “udah 2 pekan dek.”

Aku tau rasanya terkatung-katung belum dapat kepastian forum pekanan selama 3 pekan karena menunggu proses mutasi sementara. Aku, yang sudah hampir 8 tahun berada dalam lingkaran, mungkin punya cara untuk memanfaatkan berbagai sarana penjagaYon's8191an diri, tapi mereka? Aku hanya bisa menyerahkan urusan ini pada Allah saja.

Aku tak menyalahkan siapa-siapa. Ini murni miskomunikasi dan salahku tidak aktif bertanya. Yah, sudah ada panitia penataan, dengan kondisiku tentunya mereka sudah menyiapkan alternatif PJ sementara dong ya? Ternyata, begitu banyak yang diurus, hingga 1 kelompok ini menjadi korban. Gomen ne, mianhae, please forgive me.. It was my fault, sist..

Ada 2 hal yang mungkin terjadi pada peserta forum pekanan yang mengalami masa transisi dan tidak segera ditindaklanjuti:
1.    Merasa rindu untuk segera kembali dengan rutinitas forum pekanan. Maka ketika ia dihubungi, akan menyambut dengan sukacita.
2.    Merasa nyaman dengan ke-luang-an tanpa forum pekanan. Ketika dihubungi ia akan menggumam, “duh, males banget si.”

Pilihan 1 atau 2 adalah indikator ketahanan seseorang terhadap suatu sistem. Tak jarang terdengar banyak orang penting di kampus kemudian memilih untuk menikmati kejernihan dalam kesendirian, karena tak sabar menunggu proses mutasi. Tapi tak jarang pula proses mutasi makin memperkuat ikatannya terhadap sistem ini.

Untuk semua yang sedang mengalami masa transisi
Meruya, 3 April 2013, 06:53

One thought on “Rolling Disaster

  1. Puji Lestari says:

    semangat ya tetangga sebelah, klo di sana sedang penataan, kami di sini sedang galau pemberkasan CAD ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 17,284 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

April 2013
S M T W T F S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 765 other followers

%d bloggers like this: