20-11-2012

2

November 24, 2012 by loratadine

Tanggal cantik katanya, satu hari dimana aku kembali jadi S1.  H-1 gladi resik yang diikuti puluhan teman sekelasku meliburkan 2/5 kuliah profesi hari itu. Hari-H libur-entah kapan akan ada kuliah pengganti, praktikum diganti kamis siang. H+1 lanjut kuliah full 7-5!

Momen wisuda, banyak yang menganggap sebagai sebuah momen sakral, tapi tak jarang juga yang menganggapnya hanya sekedar lalu, hingga merasa tak penting untuk diikuti.

Banyak persiapan yang dilakukan, entah dari hal finansial, maupun mental. Dari ujung jilbab sampai ujung sepatu. Beberapa hari sebelumnya, teman-teman sekelasku membicarakan tentang kostum yang akan dikenakan: kebaya, gamis, atau kaos saja.  Hingga beralih pada topik alas kaki yang dikenakan: high-heels atau widges. Mau make-up di salon mana, foto di studio mana, sampai ke ortu nginep di mana. Ribet.

Bagiku, sebagai anak farmasi, momen wisuda hanya sekedar formalitas penanda bahwa sudah selesai S1. Masih ada momen sumpahan apoteker. Persiapannya pasti bakal lebih ribet.

Dan, walau dapat pinjeman widges, aku tetap pakai flat-shoes, walau ada kebaya, aku pakai baju biasa saja, teman-teman pakai kain panjang, aku tampil dengan rok putih. Ketika teman-teman antri dari subuh di salon untuk di-make-up dan kreasi kerudung, aku dengan santai keluar kos seperti mau kuliah biasa, naik motor ke penginapan ortu.

Ada kelegaan luar biasa ketika melihat teman-teman, terutama kakak kelas dari fakultas lain, yang pernah seamanah, satu daerah, maupun yang pernah kenal, ada di forum tersebut. Sepanjang prosesi wisuda, aku hanya membayangkan kakak kelasku, teman seangkatanku dan adik kelasku yang harusnya di sini juga. Berharap mereka mengalami prosesi ini di periode selanjutnya. Sedih ketika teman terdekatku tak bisa hadir menyambutku keluar ruangan. Tapi aku maklum. Pasti ada uzur yang menyebabkan ia tak hadir.

Dibalik itu semua, aku bersyukur sudah melewati itu semua. Dari orang-orang terdekat, aku mendapat banyak ucapan selamat berupa bunga, kartu ucapan, lollipop, cupcake, susu stroberi dan banyak sms yang masuk. Tapi gak ada satu pun yang ngasih pocket camera atau DLSR.. ^^v

Salima, 24 November 2011, 06:23

Foto dengan teman se-fakultas

Foto pertama setelah keluar ruangan, baru ber-5 dari belasan yang harusnya ada di sini

Thanks to all… Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik dan lebih banyak.

2 thoughts on “20-11-2012

  1. “Sepanjang prosesi wisuda, aku hanya membayangkan kakak kelasku, teman seangkatanku dan adik kelasku yang harusnya di sini juga.”

    adakah aku termasuk yang kau bayangkan di sana Ne? 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,850 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

November 2012
S M T W T F S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: