Bidang Miring

Leave a comment

May 10, 2012 by loratadine

Ass. Mb Nea, maf q lupa bw plastik. Bs minta tlg g? Oia, standnya pindah d dpn sekret.

Received: 09:51:47

09-05-2012

From: -Mb Isty-

Rabu, 9 Mei 2012

Abis ashar, aku langsung meluncur ke GOR UNY. Oke, ku koreksi tulisanku kemarin. Ternyata ada banner di perempatan Sagan. Yah, semoga dengan pindahnya posisi stand kami, omzet kami jauh lebih banyak daripada kemarin. Aku masuk ke GOR dan langsung menemukan stand Entrasol, Black Donnut, Es Puter, Nugget sayur si kembar dan stand kami tepat di sebelahnya. Hanya ada satu meja, satu rak popok dan satu rak stiker pintu. Haha, gak nyambung banget sih posisinya. Biasanya kami ditempatkan dekat stand fashion. Yasudahlah, terima saja.

Mbak Isty sedang sholat ketika aku sampai. Aku pun langsung ngobrol dengan ibu penjual Nugget. Tak lama, mbak Isty selesai sholat dan bersiap pulang. Alhamdulillah, hari ini sudah dapat hampir 2 kali lipat omzet kemarin. Tiba – tiba aku melihat pak Arif, suami Mbak Aan datang membawa barang dari Magelang. Aku pun mengikuti beliau. Mbak Isty yang sudah mau pulang tak jadi beranjak. Ternyata bagian belakang mobil pak Arif penuh dengan popok, sandal obral, kaos kaki, kaos anak, makanan non Msg (Mie sawi, mie bayam, mie tomat, mie wortel, egg roll, tepung bumbu) dan susu kambing bubuk. Waduh, banyak banget. Semoga gak diomelin panitia. Hihi.

Kami pun langsung menata barang – barang yang baru datang tersebut. Kebetulan Mbak Isty tidak ada agenda. Jadi, beliau bisa menemaniku jaga. Sore hari adalah waktu ramai pengunjung. Dengan posisi kami yang sangat strategis, pasti aku kewalahan jika sendirian. Sandal adalah barang yang paling menarik perhatian. Bayangkan! Sandal bapak – bapak yang biasanya puluhan ribu, sandal jepit yang standarnya lima belas ribu, dan sandal anak yang lucu – lucu, semuanya cuma SEPULUH RIBU! Haha, ini namanya Omah Bayi, produk andalannya popok kain, tapi yang paling laku sandal.*haha lupakan

Menjelang maghrib, mbak Isty pun pamit. Iyalah, udah seharian jaga. Pengunjung Edu&Book Fest sudah mulai pulang. Stand Nugget si Kembar pun sudah berganti penjaga. Kali ini mbak ummahat dengan anaknya yang bernama Afifah.

Tempat sholat maghrib di GOR adalah ruangan yang biasanya digunakan sebagai ruang ganti jika ada pementasan ataupun pertandingan. Putra dan putri terpisah. Toiletnya ada di masing – masing space. Ruangan cukup lenggang. Hanya ada 4 – 5 orang. Ah, mungkin karena aku sholat setelah jama’ah bubar. Gantian dengan ummi-nya Afifah.

Seusai sholat, mataku berhenti di satu titik. Di sudut barisan terdepan ada seorang ibu berusia sekitar 50 tahun sedang tilawah. Allahu rabbi, jadi tertampar. Ingatanku kembali di masa ketika jadi kabid kaderisasi KMMF. Tilawah 1 juz adalah target minimal. Tak jarang tilawahku mencapai 1,5 sampai 2 juz tiap harinya. Dulu, ketika jadi staf di BEM, aku tilawah setengah juz. Ketika SMA, seperempat juz adalah standar minimal yang gak bisa ditawar. Seiring kesibukanku dua – tiga tahun terakhir, tilawahku mulai berkurang. Begitu juga dengan ibadah yang lain. Hanya sholat dhuha yang tak pernah kutinggalkan.

Pukul 20.00 ada pertunjukan tarian korea dari pusat studi korea UGM. Dilanjutkan talkshow tentang korea.

Sementara kesibukan di GOR UNY masih berlangsung..

Salima, 10 Mei 2012, 09.08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,850 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

May 2012
S M T W T F S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: