Red Fighters

Leave a comment

March 6, 2012 by yonea

Salam Kenal~

Ada yang bingung baca tulisanku? Yah, mungkin karena kalian belum tau nama2 yang ada ya. Nah, mumpung tulisanku belum banyak, ini kukenalkan satu – satu:

1) Adhiyyat: Honda Grand Hitam yang setia menemaniku sejak akhir kelas 3 SMA.


2) A-Data: Flashdisk putih –> belinya pake duit THR lebaran jaman kapan ya? -.-a

lagi rusak T-T, tapi udah dapet gantinya koq. Lagi dicariin namanya, ada usul?

3) An – Naml: laptop Asus Merah –> belinya pake duit sendiri lho~ hasil berhemat selama 3 tahun lebih di jogja. sekitar awal tahun 1432. Wah, sudah lebih setahun menemaniku. Ada yang protes pas kubilang namanya An-Naml. “Lepimu kan gede, Ne. Masa namanya an – naml (semut) sih?”, lalu kujelaskan saja filosofinya.

Dan, yang paling sering kusebut adalah

4) AsyaRo: Nokia C-3 warna biru. Hmm, sebenarnya aku ingin sekali merubah warnanya jadi merah! Haha, dasar gila merah. AsyaRo berarti Sepuluh. Aku membelinya tepat pada tanggal 10 Ramadhan 1431. Sudah 2 tahun membersamaiku. Berkali – kali error cz keseringan kupake nyetel lagu n foto2. Yang sabar ya akh.. MP3 player simbadda-ku sudah lama tak kugunakan sesuai fungsinya dan camdig-ku masih dalam rencana. T-T

Sebenarnya aku sempat punya kompi yang namanya Aswaad. Tapi dy sudah kuserahkan pada Adikku, Mahasiswi Teknik Arsitektur 2010 UNS Solo. Semoga dy lebih bs bermanfaat di sana daripada hanya jadi pengangguran di sudut ruangan.

Yah, semoga aku bisa memanfaatkan semua fasilitas yang ada sebaik – baiknya. Karena bentuk kesabaran kita adalah menjaganya tetap bermanfaat serta bersyukur dengan menyadari bahwa itu hanyalah barang yang bisa rusak, sehingga tidak tergantung padanya ketika tak ada.

Sungguh, dakwah sekarang jauh lebih mudah. Mau kemana – mana ada motor, gak perlu antri nunggu bis/kereta. Mau ngerjain tugas ada laptop. Gak perlu lama – lama di rental komputer. Kalo gak punya printer ada flashdisk, numpang ngeprint sama temen. HP rusak, bisa pinjem, atau ya chatting aja. Kan ada internet.

Once upon a time, ada seorang mas’ul LDK kampus utara yang bersepeda dari kampusnya ke kampus ISI di selatan. Hanya untuk sekedar silaturahim! Mengenalkan tentang LDK di kampus seni tersebut.

Bandingkan dengan kita. Motor mogok aja ikutan mogok gak mau liqo’. Padahal kan bisa pinjem motor. Gak ada motor yang bisa dipinjem, ada sepeda. Gak ada sepeda ya ada bus/ angkot. Gak ada juga? Ya jalan! Tak ada yang sulit jika mau berusaha. ^^9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 17,284 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

March 2012
S M T W T F S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 765 other followers

%d bloggers like this: