March On

Leave a comment

February 29, 2012 by loratadine

Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan

X    : Eh boz, lusa si A milaad y?

Mw qt apain?

Siram aer comberan atw tepung telor?

#LgSadis

Y    : idem aja *lg males mikir -_- oia nti kado milad kalian ngasihnya brg yaa, haha

X    : Heeh?

Ah, elu g seru nih.

Lu masi meriang?

Td gmn kuliahnya?

Eh, trnyata klo g ada kuliah jd bnyk kerjaan g jelas y?

Gw jd heran sendiri..

Y    : Lg ga mood. Byk org yg nyinyir bkin ga ngeh. Ah lupakan..

Kuliahnya y gt brg anak2 09. 07-nya cm dua. Mggu lalu bolos jd td kuliah prtama, haha..

Ya mw diapain gw ga jago ngrjain org 😀

X    : sabar deh~

Lu sibukin diri aza.

Klo gw lg g mood, gw bakal diem, ngurung diri d kamar, baca novel, beres2, nonton, nge-game, apalah cari2 kerjaan. Yg penting mood gw balik truz bs ngerjain PR2 yg numpuk.

A   : how about d script proposal?

D   : br td sktr jm10.30 ta masukin TU buat dpt TTD WD 1. Pdhl bsk max ngumpulin k pengelola skripsi. Mg bsk pagi udh di-TTD-in pak WD 1. Doain y J

A   : Amiin.. Smangat dee. Gw blm dpt mood nyekrip nih. Aah.. Malah ngerjain hal – hal g jelas.

22th sudah y ne.

 Wah, klo mw dibikin buku, pasti berjilid-jilid tu.

Apapun rasa kisah hidupmu,

mg bs mmbwtmu smakin tegar tuk hadapi hidup.

Lbh tepatnya, hadapi hidup stlh mati jg.

Okay, barokallah y ukhti..

Received:

06:45:08

01-02-2012

From:

My Twin

+62856xxx

Aku paling suka Serial Akta-nya Jazimah Al-Muhyi yang nomer 2, judulnya “Gendut Oke, Hitam…” Novel islami yang paling berkesan yang kubaca ketika SMA kelas satu. Dipinjami oleh MR pertamaku. Dari 15 kisah, aku paling sering membaca bagian 6: Akta Bete! Simak deh percakapan antara Mbak Naya dan Akta:

“Boleh Mbak Naya bicara lebih panjang, Dik?”

“Tentang apa?”

“Tentang segenggam garam”

Suhu keangotan Akta berkurang beberapa derajat. “Garam?”

“Segenggam garam yang dimasukkan ke dalam segelas air putih.”

“Maksudnya?”

“Diaduk, lalu diminum. Gimana rasanya?”

“Asin banget atau bahkan… Pahit?” Akta mulai terpancing, lalu mencoba menebak.

Naya masih tersenyum. “Bandingkan jika segenggam garam itu ditaburkan ke telaga. Jadi asinkah air telaga?”

Tanpa berpikir lebih dari sedetik, Akta menyahut, “Ah, ya nggak ngaruh lah. Air telaga tetep aja seger. Wong garamnya cuma segenggam. Beda kali kalo garamnya satu ton.”

“Begitulah persoalan hidup kita. Hanya segenggam garam. Tak kurang dan tak lebih. Semua tergantung pada wadahnya. Hati kita. Seterbatas gelas atau seluas telaga.”

“Jadi?”

“Luaskan hati kita dengan taqarrub pada Allah. Agar aneka garam kehidupan tak menjadikan hati kita berubah rasa, berubah warna.”

“Caranya?”

“Zikir, tilawah, shalat, puasa, sadaqah. Ala bidzikrillahi tathmainnul quluub. Lupa?”

Akta nyengir. Merasa tertohok. Hampir seminggu ini target tilawahnya yang hanya seperempat juz sehari banyak tidak terpenuhi. Shalat malamnya pun lebih banyak yang bolong, juga shalat sunah yang lain. Begitu pula zikirnya yang seringnya cuma sebatas di lisan. “Nyindir, nih?”

Lagi – lagi Naya hanya tersenyum.

Ketika malas menyerangmu, ingatlah ayat – ayat – Nya.

“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (At – Tawbah, 9: 41)

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (At – Tawbah, 9: 111)

 

Bahkan hujan yang seringkali menjadi alasan,sesungguhnya ia hadir mempunyai arti tersendiri.

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu)” (Al – Anfal, 8: 11)

Jika dakwah itu begitu mudah,

Tentu allah tdk akan janjikan pahala yang besar

Jika dakwah itu tidak akan ada penyimpangan,

Mengapa allah memberi peringatan adanya munafik dan fasik?

Jika setelah iman itu tidak ada makshiyat,

Mengapa allah perintahkan amar ma’ruf nahy munkar?

Jika merasa cukup dengan usaha seorang diri,

Mengapa allah mengirimkan Harun pada Musa, Yahya pada Isa dan Muhammad bersama sahabatnya?

Jika dakwah dapat menang dengan iman 1 orang,

Mengapa allah meminta kita bersabar dan tetap dalam naungan jama’ah?

Selalu saja ada tanya pada jiwa yang renta..

Bukan pada rumput yang bergoyang kita minta jawaban..

Istafti qolbak.. Berfatwalah pada hatimu..

Renungan sejenak di akhir malam, lillah, billah, fillah!

Received:

21:42:57

01-11-2011
From:

Peace

+6852xxx

Kita bukanlah orang yang kuat. Justru dengan kelemahan itu kita saling menopang. Kita bukanlah orang hebat, yang mampu melakukan hal – hal besar dalam waktu singkat. Kita hanya manusia biasa yang penuh keterbatasan. Kita awali saja cita – cita besar itu dengan langkah – langkah kecil kita. Modal kita cuma semangat. Ketika semangat tak lagi ada, mundur bukan pilihan. Berhenti sejenaklah untuk bersujud dengan selemah – lemahnya iman.

Salima, 28 Februari 2012, 22:44

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,853 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

February 2012
S M T W T F S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: