Behind The Script#2

1

February 13, 2012 by loratadine

Seringkali kita akan menyadari pentingnya satu detik ketika tertinggal kereta/bus

Menyadari satu menit, ketika terlambat kuliah dan tak boleh masuk lagi

Berharap ada tambahan satu jam saja, ketika menjelang ujian semester

Seminggu untuk deadline tugas

Sebulan untuk lebih menyiapkan konsep training

Setahun untuk tambahan waktu ngerjain skripsi

Dan seterusnya…

Everything is start on Monday~

Hampir genap setahun saya bergabung di Fellowship of Minggir 125. Unit KKN – PPM  UGM antar semester 2011. Dan KKN yang terlaksana pada Juli – Agustus 2011 lalu, tak berhenti di sana. Alhamdulillah, ada kelanjutannya. Kini kami sedang merintis usaha community development (comdev) untuk ibu – ibu di dusun Padon, desa Sendangrejo, kecamatan Minggir, Sleman. Sebagai salah satu syarat sertifikasi produk, perlu dilakukan uji air. Hasil uji seharusnya sudah bisa diambil jum’at kemarin. Tapi, ternyata baru selesai tanggal 12, dikarenakan jumlah sampel dll (gak ngerti deh~). Oleh karena itu, saya dan Harits berencana untuk mengambil hasilnya senin.

Maka pagi ini, subuh – subuh udah janjian.

>Rits, ntar jd k minggir jm brp? udh sms bu siti?

>> jm10 aj, iya, ntar tak sms

08.36 sebuah sms masuk ke AsyaRo. Dari DPS saya.

www. mhn maaf br bls sms. Hari ini saya ada waktu antara jam 11 sampai jam 1.

Hmm, kan ke puskesmas minggir mau sekalian minta surat keterangan selesai penelitian. Maka saya membalas sms beliau

Kalau begitu sy taruh dulu saja draft-nya pak. Nanti stlh dzuhur sy k kantor bpk lg. Trmksh

09.06 Harist sms lagi

Ne, ujinya baru jd jm1, gmn?

Akhirnya setelah sms-an panjang, dengan berbagai pertimbangan, kami bagi 2. Saya tetap ke Minggir jam 10, dan Harits menyusul kemudian.

10:57

Adhiyyat saya parkir di selatan puskesmas, tempat kendaraan para petugas puskesmas dan pengunjung rawat inap. Sedangkan tempat parkir pengunjung rawat jalan berada di barat puskesmas. Saya langsung melihat Pak Dede – kepala tata usaha, orang pertama yang saya temui ketika survei kesehatan untuk data KKN – sedang menuju rawat inap. Suasana Puskesmas lantai 1 cukup ramai. Saya langsung menuju lantai 2. Sambil menaiki tangga, tangan saya refleks membuka sms, 1 message received.

Ne, aq baru mw brngkt dr kampus.

Received:

10:27:41

Today

From: 

Kkn harits Tp07

+62857xxx

Tampak Pak Desi sedang keluar ruangannya. Beliau tersenyum melihat saya datang.

“Pripun mbak, wis rampung?”

“Sampun pak”

“Monggo”, sahut beliau sambil menunjuk ruangannya sembari masuk ke ruang tata usaha di sebelah ruangan beliau.

Saya segera masuk ruangan beliau dan duduk di kursi tamu. Tak lama, beliau masuk dan saya menyerahkan draft skripsi saya yang sudah dijilid buffalo.

“Ini pak hasilnya. Tapi masih sementara. Kalau ada perubahan, nanti saya berikan revisinya”

“Jadi, kesimpulannya gimana mbak?”
Dan kami pun terlibat diskusi singkat yang cukup seru.

Ruang tata usaha cukup sepi, cuma ada Pak Dede dan seorang pegawai -saya lupa nama beliau- dan Pak Desi di depan komputer, entah melihat data atau laporan apa. Saya pun menunggu surat keterangan selesai pengambilan data dibuat. Ada 2 buah novel yang akan saya kembalikan. Dan saya tidak tertarik membaca ulang novel itu walau cuma untuk iseng. Menulis? Hmm, saya tarik agenda saya. Tapi, tampaknya suasananya tidak mendukung. Like usual, ngutak – atik AsyaRo selalu jadi pilihan.

Pas bgt, nyampe puskesmas minggir langsung ktm kepala puskesmas

Ni lg d tata usaha, nungguin surat ket slsy pngambilan data dibuat.

Sblm k minggir, td mampir k kampus naruh draft d kantor DPS, ntar abis dzuhur ktm beliau.

Wallahu’alam, profesi februari msh akan trkejar atw tdk, q cm bs brharap yg trbaik.

Send to group –> usroh

Dalam hitungan menit, ada respon dari mereka.

  • Smg dmudahkan ne…
  • Smg Allah mbls usahamu dg hal yg trbaik. Keep spirit on!
  • Smua sdh tertulis, ukh.. Tdk akan ada yg meleset. Selamat menjemput takdirNya.. Semangat!
  • Yg penting sdh berikhtiar seoptimal mngkn ukh… Mslh takdir sdh tergariskn. Smg yg terbaik 🙂
  • InsyaAllah yg terbaik ukh, cemungud! 🙂

Sudah mendekati dzuhur. Saya segera menuju kampus. Melalui padatnya lalu lintas jalan godean.

12.30

Kampus cukup ramai. Masa KRS-an semester genap sudah dimulai. Baik S1 maupun Profesi, sedang merapikan rencana akademik di semester yang baru. Saya langsung menuju kantor DPS. Ternyata beliau sedang keluar. Saya melihat draft saya tergeletak pasrah di meja beliau. Alhamdulillah, berarti sholat dulu. Saya pun menuju ke mushola Asy-syifa. Ketika melalui lapangan basket yang terletak diantara unit 3 dan unit 2 , saya teringat ketika semester awal, tidak berani bertemu DPA sebelum tilawah 1 juz. Berusaha bertemu dalam kondisi iman terbaik.

12.50

Ada rentang waktu 10 menit sebelum pukul 13.00. Selalu butuh kesabaran ketika akan bertemu DPS. Saya melangkah menuju unit 3 dengan kepala yang dipenuhi dengan rencana setelah ini: makan dan tidur. Tadi pagi tidak sempat sarapan dan perjalanan bolak – balik Minggir cukup menyita tenaga. Hipoglikemi dan hipoksia.

Saya melirik papan status dosen: ada atau keluar. Papan itu menunjukkan dosen saya sedang keluar. Untuk meyakinkan diri, saya menuju ruangan beliau. Kosong. Hmm, baiklah, akan kutunggu sampai 13.00. Kalo gak ada, ywdh, pulang!

Baru berapa menit berlalu, dan beliau pun lewat. Tanpa pikir panjang, saya mengikuti beliau. Dan kami langsung membahas skripsi saya.

“Ini sudah semua mbak? Koq masih sedikit ya?”

“Iya pak, makanya saya mau minta pendapat, itu pembahasannya kurang dalam di bagian mana.”

“Kalau begitu, saya bawa dulu, besok pagi kita diskusi lagi. Besok saya ada agenda jam sepuluh. Berarti antara jam delapan sampai jam sepuluh anda ke sini, ya jam setengah sembilan gak papa.”

“Baik pak. Insyaallah.”

Dan saya pun pamit. Sebelum maag saya kumat, kantin adalah tempat tujuan pertama.

Qt g prnh  tw proses skripsi qt bakal cepet atw lama.

aq ngejar wisuda feb, tp br mulai bikin proposal okt.

Ni udh tngh feb, q blm pndadaran.

Jelas, plg cepat bs wisuda mei.

Dg IPK standar, ada opsi aq ngulang kuliah lg, tp brarti br lulus agustus.

Blm tentu IPK naek.

Yg pasti mundur lulus = nambah biaya.

Huah, pusing!

Bagaimana pun proses ini akan berlanjut, tak terlepas dari takdir Allah. Ikhtiar saja semampu qt. So, truly with hardship comes ease, truly with hardship comes ease 🙂

To be a pharmacist or journalist in the future, who knows?

One thought on “Behind The Script#2

  1. saya pengin nangis baca postingan ini, jujur Ne…

    “tak berani menghadap DPA sebelum tilawah 1 juz, berusaha bertemu dalam kondisi iman terbaik.”

    saya jadi mengoreksi diri, selama ini skripsi gak kelar-kelar bisa jadi saya mengabaikan hal yang satu ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 16,850 hits

Goodreads

Instagram

My Script

Daily Story

February 2012
S M T W T F S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: